Langsung ke konten utama

Syarat No. 4 Rakit

Tahu arti lambang Negara Republik Indonesia.


~>Lambang Negara Republik Indonesia adalah Burung Garuda Pancasila. Orang yang disebut-sebut sebagai pencipta lambang Negara Republik Indonesia ini adalah MR. Muh. Yamin. Burung Garuda diambil dari cerita-cerita yang terdapat pada relief candi-candi kerajaan jaman dahulu. yang menceritakan seekor burung yang gagah perkasa. Burung garuda pun dianggap sebagai lambang tenaga pembangunan yang kuat.

Burung Garuda Pancasiia mempunyai bulu-bulu :
1. Berjumlah 17 helai pada sayap-sayapnya (melambangkan tanggal 17).
2. Berjumlah 8 helai pada ekornya (melambangkan bulan delapan/Agustus).
3. Berjumlah 19 helai di bawah leher dan pada lehernya 45 helai (melambangkan tahun 1945).

Kepala burung garuda menengok ke sebelali kanan yang bermakna bangsa Indonesia senantiasa bergerak maju ke arah pembangunan. Pada dadanya tergantung perisai yang berbentuk jantung, melambangkan keberanian dan kekuatan bangsa Indonesia. Perisai dengan beberapa gambar dari kiasan Pancasiia, yaitu :

1. Gambar Bintang (melambangkan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa).
2. Gambar Rantai Baja (melambangkan Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab).
3. Gambar Beringin (melambangkan Sila Persatuan Indonesia).
4. Gambar Kepala Banteng (melambangkan' Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan.
5. Gambar Padi dan Kapas (melambangkan Sila Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Garis melintang pada perisai yang digambar tebal melambangkan bahwa Indonesia dilalui garis khatulistiwa. Kaki Burung garuda Pancasila mencengkeram sebuah pita yang melengkung ke atas. Pada pita itu terdapat tulisan Bhineka Tunggal Ika yang artinya adalah kita bangsa Indonesia terdiri atas bennacam-macam suku bangsa, kesenian. bahasa. adat istiadat. dan agama tetapi kita
merupakan satu bangsa, dengan satu kebudayaan nasional, dengan satu bahasa nasional. Jadi makna intinya adalah berbeda-beda tetapi satu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menaksir Ketinggian dan Jarak

Menaksir Tinggi Tehnik Menaksir Tinggi Metode yang dipergunakan dalam menaksir tinggi ada bermacam-macam sesuai dengan kondisi yang ada. Untuk metode penaksiran tinggi dapat diberikan sebagai berikut : 1.                   Metode kesebandingan Setigiga Kelebihan Kekurangan Tidak Bergantung cuaca Bisa d terapkan dimanapun kapanpun Susah membuat kondisi agar kondisi di lapangan sama dengang kondisi d sesuai gambar segitiga tersebut 2.                   Metode Segitiga pada bayangan   Kelebihan Kekurangan Mudah di terapkan dilapangan Hanya berlaku pada cuaca cerah or ada matahari 3.        ...

Kaulinan Barudak : Bebentengan dengan ragam manfaat

Bebentengan merupakan salah satu permainan tradisional yang sering dimainkan anak anak pada zamannya. Bebentengan, salah satu permainan tradisional ( Kaulinan Barudak ) yang sangat diminati oleh   anak -  anak pada zamanya untuk mengisi waktu libur atau sekedar menghilangkan rasa penat di sore hari menjelang malam. Bebentangan, di bebrapa daerah sering kali dikenal sebagai rerebonan untuk di daerah Jawa Barat, sedangkan di daerah lain juga dikenal dengan prisprisan, omer, jek-jekan . Bebentengan, sendiri berasal dari kata benteng atau pertahanan. Bebentengan, memiliki ragam manfaat bagi pemain diantaranya untuk melatih kejujuran, kelincahan, mengambil keputusan dengan cepat dan melatih kemampuan berfikir dalam memenangkan permainan. Bebentengan, sangat coock diperkenalkan sembari dimainkan kepada peserta didk di semua golongan Siaga, Penggalang, Penegak maupun Pandega karena dapat mempererat silaturahmi juga persaudaraan. Lantas bagaimana cara memainkannya? Ca...

Cara Menempuh SKU Penggalang

Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) adalah sangat penting bagi setiap anggota pramuka untuk meningkatkan kemampuan dan keteramilannya. Tingkatan-tingkatan didalam masing-masing golongan anggota adalah didasarkan pada kemampuan setiap anggota dalam menempuh Syarat-sarat Kecakapan umum. Hal tersebut disesuaikan dengan salah satu prinsip didalam Gerakan Pramuka yaitu prinsip sistem tanda kecakapan. Karena jumlah anggota penggalang lebih banyak dibanding golongan yang lain, serta syarat-syaratnya yang hampir sama dengan golongan penegak, maka dibawah ini adalah ringkasan materi dan langkah-langkah untuk membantu para pembina memberikan tes/ujian untuk para penggalang yang akan menempuh syarat-syarat Kecakapan Umum Tingkat Penggalang. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan didalam penempuhan syarat-syarat dari SKU, antara lain : Ujian Langsung, baik secara tertulis maupun lisan. Secara tidak langsung, pembina dapat mengamati apakah penggalang tersebut sudah dianggap mampu atau tidak pada s...