Langsung ke konten utama

FIRE FIGHTING AND RESCUE COURSE

FIRE FIGHTING AND RESCUE COURSE
Fire Fighting and Rescue Course merupakan media untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta kecakapan dalam menguasai dan mengatasi masalah yang sering kita jumpai saat kabakaran. Kebakaran merupakan salah satu keadaan darurat yang dapat berpengaruh sangat luas. Pengaruh yang ditimbulkan oleh kebakaran yaitu dapat berupa hilangnya jiwa, harta benda, hilangnya kesempatan memperoleh pekerjaan, timbulnya rasa was-was, dan sebagainya. Agar bisa mengatasi masalah tersebut, tentunya kita butuh sesuatu pengetahuan/keahlian dibidang ini, serta dapat melakukan usaha-usaha pencegahan dan penanggulanan kebakaran.Berdasarkan pemikiran di atas, kami bermaksud menyelenggarakan Fire Fighting and Rescue Course.


TUJUAN
Meningkatkan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan serta kecakapan anggota dalam memberikan pertolongan bagi masyarakat serta dapat melakukan pencegahan dan penanggulanan bencana, khususnya bencana kebakaran

MATERI KEGIATAN
1.     Basic Fire Fighting(Dasar Pemadam Kebakaran)
2.    Gas Leak, Pipe Burst, Compressor (Penanganan Bahaya H2S)
3.    Breating Apparatus Practice and Rescue (Bantuan dan Alat Pelidung Pernafasan)
4.    Hand Fire Extinguisher Practice At Ditch (Pengetahuan Alat Pemadam Api Ringan)
5.    Fire Ground (Praktek Hidran Kebakaran)

                WAKTU PELAKSANAAN
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada :
Hari          : Minggu
Waktu      : 07.00 - Selesai
Tanggal     : 27 Mei 2012
Tempat     : Kampus UPI

                     
PESERTA
Peserta Pelatihan ini adalah Mahasiswa, Civitas Akademika UPI dan Undangan.
           


PEMBAYARAN
Pendaftaran dapat dilakukan di Sanggar Pramuka UPI, Gedung PKM Lt. 1 No. 4 Universitas Pendidikan Indonesia.
Biaya Pendaftaran
-       Delegasi           : Rp. 20.000,- (Dengan menyertakan surat Undangan)   
-       Non Delegasi    : Rp. 25.000,-

            FASILITAS
-       Hand Out
-       Piagam Penghargaan
-       Konsumsi

Informasi :
Wisnu Adam Alfiqri     : 085780293590
Tri Irvan Robiansyah    : 082116415454
Ayooo Tanggap Bencana Kebakaran!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menaksir Ketinggian dan Jarak

Menaksir Tinggi Tehnik Menaksir Tinggi Metode yang dipergunakan dalam menaksir tinggi ada bermacam-macam sesuai dengan kondisi yang ada. Untuk metode penaksiran tinggi dapat diberikan sebagai berikut : 1.                   Metode kesebandingan Setigiga Kelebihan Kekurangan Tidak Bergantung cuaca Bisa d terapkan dimanapun kapanpun Susah membuat kondisi agar kondisi di lapangan sama dengang kondisi d sesuai gambar segitiga tersebut 2.                   Metode Segitiga pada bayangan   Kelebihan Kekurangan Mudah di terapkan dilapangan Hanya berlaku pada cuaca cerah or ada matahari 3.        ...

Kaulinan Barudak : Bebentengan dengan ragam manfaat

Bebentengan merupakan salah satu permainan tradisional yang sering dimainkan anak anak pada zamannya. Bebentengan, salah satu permainan tradisional ( Kaulinan Barudak ) yang sangat diminati oleh   anak -  anak pada zamanya untuk mengisi waktu libur atau sekedar menghilangkan rasa penat di sore hari menjelang malam. Bebentangan, di bebrapa daerah sering kali dikenal sebagai rerebonan untuk di daerah Jawa Barat, sedangkan di daerah lain juga dikenal dengan prisprisan, omer, jek-jekan . Bebentengan, sendiri berasal dari kata benteng atau pertahanan. Bebentengan, memiliki ragam manfaat bagi pemain diantaranya untuk melatih kejujuran, kelincahan, mengambil keputusan dengan cepat dan melatih kemampuan berfikir dalam memenangkan permainan. Bebentengan, sangat coock diperkenalkan sembari dimainkan kepada peserta didk di semua golongan Siaga, Penggalang, Penegak maupun Pandega karena dapat mempererat silaturahmi juga persaudaraan. Lantas bagaimana cara memainkannya? Ca...

Cara Menempuh SKU Penggalang

Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) adalah sangat penting bagi setiap anggota pramuka untuk meningkatkan kemampuan dan keteramilannya. Tingkatan-tingkatan didalam masing-masing golongan anggota adalah didasarkan pada kemampuan setiap anggota dalam menempuh Syarat-sarat Kecakapan umum. Hal tersebut disesuaikan dengan salah satu prinsip didalam Gerakan Pramuka yaitu prinsip sistem tanda kecakapan. Karena jumlah anggota penggalang lebih banyak dibanding golongan yang lain, serta syarat-syaratnya yang hampir sama dengan golongan penegak, maka dibawah ini adalah ringkasan materi dan langkah-langkah untuk membantu para pembina memberikan tes/ujian untuk para penggalang yang akan menempuh syarat-syarat Kecakapan Umum Tingkat Penggalang. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan didalam penempuhan syarat-syarat dari SKU, antara lain : Ujian Langsung, baik secara tertulis maupun lisan. Secara tidak langsung, pembina dapat mengamati apakah penggalang tersebut sudah dianggap mampu atau tidak pada s...