Langsung ke konten utama

SYARAT No. 5 Ramu

Tahu cara menggunakan bendera kebangsaan Indonesia, sejarahnya dan tahu arti kiasan warna-warnanya. 
-> Cara penggunaan bendera kebangsaan Indonesia, adalah :
  1. Dikibarkan dari pagi hari sampai petang (kurang lebih antarapukul 06.00 - 18.00 W1B).
  2. Untuk mencegah dari kerusakan atau kotor, bendera merah Putih dapat diturunkan jika turun hujan lebat.
  3. Bendera Merah Putih dikibarkan selalu lebih tinggi dibandingkan bendera-bendera orginisasi lainnya (bendera pramuka. bendera kepanduan, bendera OSIS, dan sebagainya). Tetapi bendera merah Putih dikibarkan sejajar jika dikibarkan bersama-sama bendera negara-negara lain.
  4. Bendera Merah Putih dikibarkan selalu paling kanan, Jika dibuat untuk hiasan atau lainnya, warna merah ditempatkan di sebelah kanan warna kiri.
  5. Bendera Merah Putih tidak boleh kotor, digambari, dicorat-coret.
  6. Bendera Merah Putih tidak boleh menyentuh tanah. 
  7. Bendera Merah Putih selalu disimpan di tempat yang baik dan bersih.
  8. Pengibaran bendera merah Putih yaitu pada hari-hari besar nasional.
  9. Cara pengibaran setengah tiang dilakukan jika pada hari berkabung. Caranya adalah bendera dinaikkan sampai ke puncak tiang bendera, baru kemudian. diturunkan sampai setengah tiang. Demikian pula cara menurunkannya,bendera Merah Putih dinaikkan terlebih dahulu ke puncak tiang bendera baru kemudian diturunkan.
  10. Bendera Merah Putih jika dipergunakan sebagai penutup peti jenazah. Maka warna merah diletakkan di sebelah kanan jenazah.
Sejarah bendera Merah Putih, penggunaan bendera Merah Putih sudah terilhami oleh sejaran nenek moyang bangsa kita. Pada jaman kerajaan Majapahit, sudah ada yang namanya bendera berwarna Merah Putih, kemudian ada pasukan yang namanya gula kelapa yaitu pasukan yang menggunakan pakaian berwama merah dan putih.


Pada masa pergerakkan. warna merah dan putih ini sering dipakai sarana perjuangan dengan  cara pemasangan hiasan/dekorasi di  ruangan-ruangan  pertemuan (seperti misalnya pada acara Kongres Pemuda II). Banyak organisasi-organisasi kepemudaan/pergerakkan   yang menggunakan wania merah dan putih, seperti misalnya PNI.


Bendera Merah Putih pertama kali dijahit oleh ibu Fatmawati (istri Presiden RJ pertama Ir. Soekarno). Dikibarkan pertama kali oleh Latief Hendraningrat di halaman Gedung yang dipergunakan untuk mengumandangkan teks proklamasi yaitu di Jalan Pegangsaan Timur no. 56 Jakarta. Kemudian secara rutin setiap tahunnya bendera Merah Putih yang sekarang disebut bendera pusaka dikibarkan di halaman istana negara setiap tanggal 17 Agustus, dan karena usianya yang sudah cukup tua. Bendera pusaka kemudian digantikan dengan bendera duplikat pusaka. Bendera pusaka disimpan di ruang sunyi di Monumen Nasional (Monas) Jakarta.


Kiasan warna-warna bendera Merah Putih, adalah :
Merah berarti berani dan Putih berarti suci atau bersih, jadi arti kiasan warna-wania beridera Merah Putih adalah bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berani karena dilandaskan kebenaran. Tidak memaksakan kehendak pada negara lain. menjaga ketertiban dan persaudaraan dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menaksir Ketinggian dan Jarak

Menaksir Tinggi Tehnik Menaksir Tinggi Metode yang dipergunakan dalam menaksir tinggi ada bermacam-macam sesuai dengan kondisi yang ada. Untuk metode penaksiran tinggi dapat diberikan sebagai berikut : 1.                   Metode kesebandingan Setigiga Kelebihan Kekurangan Tidak Bergantung cuaca Bisa d terapkan dimanapun kapanpun Susah membuat kondisi agar kondisi di lapangan sama dengang kondisi d sesuai gambar segitiga tersebut 2.                   Metode Segitiga pada bayangan   Kelebihan Kekurangan Mudah di terapkan dilapangan Hanya berlaku pada cuaca cerah or ada matahari 3.        ...

Kaulinan Barudak : Bebentengan dengan ragam manfaat

Bebentengan merupakan salah satu permainan tradisional yang sering dimainkan anak anak pada zamannya. Bebentengan, salah satu permainan tradisional ( Kaulinan Barudak ) yang sangat diminati oleh   anak -  anak pada zamanya untuk mengisi waktu libur atau sekedar menghilangkan rasa penat di sore hari menjelang malam. Bebentangan, di bebrapa daerah sering kali dikenal sebagai rerebonan untuk di daerah Jawa Barat, sedangkan di daerah lain juga dikenal dengan prisprisan, omer, jek-jekan . Bebentengan, sendiri berasal dari kata benteng atau pertahanan. Bebentengan, memiliki ragam manfaat bagi pemain diantaranya untuk melatih kejujuran, kelincahan, mengambil keputusan dengan cepat dan melatih kemampuan berfikir dalam memenangkan permainan. Bebentengan, sangat coock diperkenalkan sembari dimainkan kepada peserta didk di semua golongan Siaga, Penggalang, Penegak maupun Pandega karena dapat mempererat silaturahmi juga persaudaraan. Lantas bagaimana cara memainkannya? Ca...

Syarat No. 21, 22, 23 dan 24 Rakit

Syarat No. 21 Hemat dan cermat dengan segala miliknya. -> Pembina dalam menguji syaiat nomor ini dapat mengajukan pertanyaan kepada anggoianya mengenai besarnya uang saku yang di dapat serta bagaimana cara memperolehnya dan untuk apa saja penggunaarnya. Jawaban dapat berupa tulisan (laporan) atau lisan. Syarat No. 22 Memiliki buku Tabanas. buku Tabungaii Pramuka, atau buku Tabungan Pelajar. dan sudah menabung uang secara teratur dalam buku itu selama sekurang-kurangnya 8 minggu sejak menjadi Penggalang Ramu. -> Sama dengan syarat notnor 17 pada tingkat penggalang ramu. Hanya lama menabung ada 8 minggu setelah dilantik sebagai penggalang ramu, baru syarat ini dapat diuji. Syarat No. 23 Setia membayar uang iuran kepada Gugus depannya. sedapat-dapatnya dengan uang yang diperolehnya dari usahanya sendiri. -> Jelas! Sama dengan syarat nomor 18 pada tingkat penggalang ramu. Syarat No. 24 Pernah memelihara sedikitnya satu macam tanaman berguna, atau sedikitnya satu jeni...