Langsung ke konten utama

ALUR DIKDASKA 2011


silahkan kakak-kakak klik dari setiap nama kegiatan  mengetahui penjabaran dari setiap kegiatan . . .

ALUR DIKDASKA XLI
RACANA PRABU SILIWANGI – SUBANG LARANG
No
Nama Kegiatan
Tujuan
Keterangan
1
·         Penerimaan calon tamu racana menjadi tamu racana
·         Pengenalan adat racana

2
·         Sebagai Pre Test pengetahuan peserta tentang kepramukaan
·         Mengetahui kepribadian peserta melalui hasil psikotes
·         Menumbuhkan jiwa kreatif dan kebersamaan sesama peserta

3
·         Pembekalan kepada tamu racana
·         Sharing informasi tentang kepramukaan

4
·         Mendiskusikan bentuk upacara pandega
·         Membuat bentuk upacara yang digunakan oleh racana.

5
·         Konsep pola pembinaan pandega di UPI
·         Mengetahui perkembangan kepandegaan dari dulu hingga sekarang.
·         Mengetahui peran bakti pandega kepada masyarakat.

6
·         Dapat membuat perencanaan, melaksanakan kegiatan, melakukan evaluasi dan membuat laporan kegiatan untuk tamu racana.
·         Peserta memiliki pengetahuan, pengalaman dan keterampilan serta kecakapan untuk mengelola suatu kegiatan

7
·         Dapat membuat perencanaan, melaksanakan kegiatan, melakukan evaluasi dan membuat laporan kegiatan untuk tamu racana.
·         Peserta memiliki pengetahuan, pengalaman dan keterampilan serta kecakapan untuk mengelola suatu kegiatan

8
·         Refleksi diri tentang kegiatan selama kegiatan keracanaan
·         Sebagau Evaluasi kegiatan yang dituangkan dalam bentuk tulisan .
·         Isinya adalah
-          Bab 1 Penjabaran / Bahasan setiap materi
-          Bab 2 Nilai Materi dari Kompetensi Kognitif, Afektif dan Psikomotor
-          Bab 3 Evaluasi Kegiatan (Baik dan Buruknya)
-          Bab 4 Saran / Rekomendasi (proporsional/real) untuk kegiatan selanjutnya

9
·         Dapat membuatan Laporan Perjalanan.
·         Sebagai renungan seorang tamu racana untuk memasuki gerbang awal menjadi calon pandega.
Perjalanan Malam
10
Kegiatan Berbasis SKU
·         Dapat merancang bentuk kegiatan kepandegaan sesuai dengan SKU pandega.
·         Sebagai syarat untuk menjadi seorang pandega.
·         Meiliki bekal keterampilan untuk membaktikan diri dalam masyarakat.
Masih dalam proses . . . . .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menaksir Ketinggian dan Jarak

Menaksir Tinggi Tehnik Menaksir Tinggi Metode yang dipergunakan dalam menaksir tinggi ada bermacam-macam sesuai dengan kondisi yang ada. Untuk metode penaksiran tinggi dapat diberikan sebagai berikut : 1.                   Metode kesebandingan Setigiga Kelebihan Kekurangan Tidak Bergantung cuaca Bisa d terapkan dimanapun kapanpun Susah membuat kondisi agar kondisi di lapangan sama dengang kondisi d sesuai gambar segitiga tersebut 2.                   Metode Segitiga pada bayangan   Kelebihan Kekurangan Mudah di terapkan dilapangan Hanya berlaku pada cuaca cerah or ada matahari 3.        ...

Kaulinan Barudak : Bebentengan dengan ragam manfaat

Bebentengan merupakan salah satu permainan tradisional yang sering dimainkan anak anak pada zamannya. Bebentengan, salah satu permainan tradisional ( Kaulinan Barudak ) yang sangat diminati oleh   anak -  anak pada zamanya untuk mengisi waktu libur atau sekedar menghilangkan rasa penat di sore hari menjelang malam. Bebentangan, di bebrapa daerah sering kali dikenal sebagai rerebonan untuk di daerah Jawa Barat, sedangkan di daerah lain juga dikenal dengan prisprisan, omer, jek-jekan . Bebentengan, sendiri berasal dari kata benteng atau pertahanan. Bebentengan, memiliki ragam manfaat bagi pemain diantaranya untuk melatih kejujuran, kelincahan, mengambil keputusan dengan cepat dan melatih kemampuan berfikir dalam memenangkan permainan. Bebentengan, sangat coock diperkenalkan sembari dimainkan kepada peserta didk di semua golongan Siaga, Penggalang, Penegak maupun Pandega karena dapat mempererat silaturahmi juga persaudaraan. Lantas bagaimana cara memainkannya? Ca...

Cara Menempuh SKU Penggalang

Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) adalah sangat penting bagi setiap anggota pramuka untuk meningkatkan kemampuan dan keteramilannya. Tingkatan-tingkatan didalam masing-masing golongan anggota adalah didasarkan pada kemampuan setiap anggota dalam menempuh Syarat-sarat Kecakapan umum. Hal tersebut disesuaikan dengan salah satu prinsip didalam Gerakan Pramuka yaitu prinsip sistem tanda kecakapan. Karena jumlah anggota penggalang lebih banyak dibanding golongan yang lain, serta syarat-syaratnya yang hampir sama dengan golongan penegak, maka dibawah ini adalah ringkasan materi dan langkah-langkah untuk membantu para pembina memberikan tes/ujian untuk para penggalang yang akan menempuh syarat-syarat Kecakapan Umum Tingkat Penggalang. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan didalam penempuhan syarat-syarat dari SKU, antara lain : Ujian Langsung, baik secara tertulis maupun lisan. Secara tidak langsung, pembina dapat mengamati apakah penggalang tersebut sudah dianggap mampu atau tidak pada s...